Hore!! Lebaran Idul Fitri 1443H Jatuh pada Hari Ini, Berikut Penjelasan Kementrian Agama

- 25 April 2022, 07:47 WIB
Informasi kapan lebaran idul fitri 1443H disampaikan kementrian agama (Kemenag), penentuan 1 Syawal melalui sidang isbat yang digelar secara hybrid.
Informasi kapan lebaran idul fitri 1443H disampaikan kementrian agama (Kemenag), penentuan 1 Syawal melalui sidang isbat yang digelar secara hybrid. /Jonathan Mabey/Unsplash

MEDIA BLORA - Informasi kapan lebaran idul fitri 1443H disampaikan kementrian agama (Kemenag).

Karena banyak publik bertanya terkait kapan lebaran idul fitri 1443H jatuh pada hari apa.

Tentunya banyak yang menantikan hari lebaran idul fitri ini, karena merupakan hari kemenangan dan penuh keberkahan.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi pada 24 Ramadhan, 26 April 2022

Bahkan seluruh umat muslim, tidak hanya di Indonesia namun seluruh dunia menantikan hari raya idul fitri ini.

Terkait lebaran idul fitri 1443H Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar Sidang isbat pada 1 Mei 2022 mendatang.

Karena melalui sidang isbat ini akan diketahui kapan 1 Syawal 1443 Hijriyah atau lebaran tiba.

Terkait sidang isbat penetapan 1 Syawal 1443 Hijriyah akan digelar pada 1 Mei 2022 di Auditorium HM Rasjidi di komplek Kantor Kementrian Agama, Jakarta.

Seperti biasa, nantinya akan ada seminar pemaparan posisi hilal yang disampaikan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengutarakan, sidang isbat akan mempertimbangkan informasi awal.

Yaitu berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.

Secara hisab, semua stakeholder sepakat bahwa ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Ahad, 1 Mei 2022 M atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1443 H.

Baca Juga: Sudah Kangen Keluarga di Kampung? Ayo Ikut Mudik Gratis Kabupaten Pati, Simak Informasi Lengkapnya di Sini

"Pada hari rukyat, 29 Ramadan 1443 H, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk dan di atas kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura) yaitu di atas 3 derajat," kata Kamaruddin dikutip dari laman resmi Kemenag pada Jumat, 22 April 2022.

Kamarudin menjelaskan untuk penetapan awal Syawal 1443 H menunggu hasil rukyatul hilal.

Untuk pemantauan hilal nanti akan digelar di 99 titik yang tersebar diberbagai wilayah seluruh Indonesia.

Kemenag akan menggelar rukyatul hilal pada 99 titik dari Sabang hingga Merauke, timur hingga barat Indonesia.

"Rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain," Ungkapnya.

Lalu, hasil pemantauan hilal ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan 1 Syawal tahun ini.

"Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H," jelasnya.

Baca Juga: Dzikir saat Itikaf Untuk Raih Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Jangan Terlewatkan!

Seperti pada umumnya, sidang isbat penetapan 1 Syawal nanti akan digelar secara hybrid.

Selanjutnya hasil sidang akan disampaikan secara langsung melalui konferensi pers Kemenag.

Kemudian hasil sidang isbat akan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan juga RRI.

Penyampaian hasil sidang isbat juga disiarkan secara langsung melalui media sosial Kementerian Agama.

Itulah informasi mengenai kapan lebaran idul fitri tahun 2022M atau 1 Syawal 1443H yang dinanti umat muslim di Indonesia***

Editor: Moch Eko Ridwan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah